Anita HandayaniSeptember 28th Female Kota Depok, Indonesia, South East Asia 
Terimakasih sudah meluangkan
waktu mampir ke website saya, marilah kita chatt tentang apa saja yang menarik,
saya tunggu !

|
|
|
 |
|
Tuesday, April 10, 2007
Friends are Friends for Life
Friends are Friends for Life
Posted at 4/10/2007 12:38:48 pm by Anita Handayani
Permalink
Wednesday, May 09, 2007
Penting dibaca buat yang sudah berumahtangga
Penting dibaca buat yang sudah berumahtangga

Kebiasaan Yang Membahayakan Perkawinan
Tak peduli sudah berapa tahun Anda menikah. Dalam kehidupan sehari-hari sebetulnya kita dikepung oleh rutinitas yang dapat membuat hubungan dengan pasangan menjadi membosankan. Masalahnya, rutinitas tersebut sudah berjalan sekian tahun dan sulit dihapus begitu saja. Nah, berikut sejumlah cara untuk mengubah rutinitas tersebut menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan.
1. NONTON TV SAAT MAKAN MALAM Sisi Buruk: Makan malam bersama merupakan saat yang sangat berharga bagi Anda dan pasangan. Dengan menyalakan TV, mau tak mau perhatian Anda berdua otomatis tertuju ke layar teve. Padahal, makan malam merupakan saat yang tepat bagi Anda berdua untuk saling berbagi cerita tentang kejadian atau hal-hal yang dilakukan sepanjang hari. Cara Menghentikan: Sisihkan 30 sampai 45 menit untuk mengobrol tanpa TV yang sedang menyala. Hal ini memperlihatkan kepada pasangan bahwa bila sedang tidak bekerja, Anda mencurahkan perhatian pada rumah tangga dan keluarga. Pada saat Anda sedang mengobrol, biarkan telepon yang berdering dan nikmati kebersamaan dengan pasangan.
2. LAMA TAK BERINTIM-INTIM Sisi Buruk: Bila kuantitas hubungan seks yang biasa Anda berdua lakukan berkurang, tubuh dan otak menjadi terbiasa melupakan kedekatan dan hal ini dapat menyebabkan hubungan Anda berdua semakin menjauh. Cara Menghentikan: Jangan tunggu sampai Anda benar-benar menikmati ketidakintiman hubungan dengan pasangan. Lakukan inisiatif untuk memulai hubungan seks.
3. MELEWATI HARI TANPA NGOBROL Sisi Buruk: Secara tak sadar, Anda mulai menumbuhkan perasaan bawah alam sadar bahwa pasangan tidak mempedulikan Anda dan atau sebaliknya. Cara Menghentikan: Berikan perhatian-perhatian kecil. Kirimkan kata-kata manis lewat SMS ataupun e-mail dan usahakan melakukan sesuatu yang menyentuh setiap harinya. Misalnya, memasakkan makanan kegemarannya atau meneleponnya dari supermarket hanya untuk menanyakan apakah ada sesuatu yang diperlukannya. Hal ini memperlihatkan kepedulian Anda pada pasangan.
4. SALING CUEK Sisi Buruk: Anda berdua mulai saling tak memperhatikan dan saling menjauh. Cara Menghentikan: Usahakan lakukan hal-hal kecil seperti memberi ciuman saat berangkat kerja, menatap mata pasangan pada saat mengobrol, memberi pujian untuk hal-hal kecil yang dilakukannya. Bila ada hal penting yang perlu Anda bicarakan dengannya, cari waktu yang tepat, semisal saat sudah berduaan di kamar tidur.
5. TAK PERNAH BERTENGKAR Sisi Buruk: Ketidaksepahaman di dalam sebuah perkawinan adalah wajar dan perlu. Namun bila suatu masalah dibicarakan sedini mungkin, akan jauh lebih mudah menyelesaikannya daripada dibiarkan menumpuk. Pasangan yang tak pernah bertengkar justru patut dicurigai. Meski begitu, jangan juga terlalu sering bertengkar. Cara Menghentikan: Bicarakan dengan pasangan bila ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda. Katakan padanya, ada sesuatu yang membuat Anda sedih. Entah itu karena ucapannya maupun sikapnya. Minta agar Anda dan dia bersama-sama mengatasi situasi tersebut.
6. LEBIH SERING PERGI BERSAMA TEMAN Sisi Buruk: Memberi kesan bahwa teman-teman Anda lebih penting dan lebih berarti dibanding pasangan. Cara Menghentikan: Jadwalkan sekali atau dua kali dalam sebulan untuk pergi bersama teman-teman dan jangan lupa memberitahukan pasangan jauh hari sebelumnya mengenai rencana tersebut. Memiliki teman memang amat dinajurkan dan penting sejauh waktu yang Anda habiskan bersama mereka tidak merusak hubungan Anda dan pasangan. Dan yang lebih baik lagi adalah bila pasangan mengenal teman-teman Anda sehingga tidak ada kekhawatiran dan kecurigaan dari dirinya.
7. KELEWAT "BEBAS" Sisi Buruk: Mungkin bagi Anda bersendawa, menggaruk, mengorek hidung, atau bahkan buang angin sembarangan merupakan sesuatu yang lucu. Yang jelas, jika melewati batas kesopanan, bisa membuat Anda menjadi tidak menarik. Cara Menghentikan: Tentukan aturan baru. Bila Anda tidak melakukannya di depan teman-teman, jangan lakukan di depan pasangan! Minta pasangan untuk mengingatkan Anda.
8. TERLALU MENGUMBAR CERITA Sisi Buruk: Kelewat banyak berbagi cerita dengan orang tua atau mertua, memperlihatkan ketidakpercayaan Anda pada pasangan. Orangtua Anda tidak harus mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh pasangan serta sesuatu yang pasangan tidak ingin mereka mengetahuinya. Cara Menghentikan: Hormati dan jaga perasaan pasangan walaupun tanpa kehadirannya. Bila Anda tidak ingin mengatakan sesuatu di depannya, jangan katakan sama sekali pada siapa pun juga. Anda pun menginginkan hal yang sama, bukan? ***
(Terimakasih buat Rustina Phan yang sudah mengirimkan artikel ini ke saya)
Posted at 5/9/2007 6:02:32 pm by Anita Handayani
Permalink
Friday, June 22, 2007
Kapan Harus Memutuskan untuk Menikah ?
Kapan Harus Memutuskan untuk Menikah ?

Perkawinan merupakan komitmen antara dua orang yang tidak boleh disalahgunakan. Pastikan Anda menikah untuk alasan yang tepat, bukan untuk alasan yang salah.
Manusia dilahirkan dengan keinginan untuk dicintai dan mencintai. Tetapi, cinta tidak bisa dijadikan satu-satunya alasan untuk menikah. Kedengarannya memang romantis, ya, jika ada pasangan yang memutuskan untuk menikah karena saling tergila-gila satu sama lain. Tetapi, keberhasilan suatu perkawinan didasarkan pada persahabatan yang kuat yang dibangun oleh masing-masing pasangan. Fondasi yang kuat untuk sebuah perkawinan termasuk kecocokan, kepercayaan, dan komunikasi.
TIGA PERTANYAAN SEBELUM MENIKAH Rasanya tak ada salahnya Anda mengajukan tiga pertanyaan berikut pada diri sendiri sebelum memutuskan naik pelaminan.
Pertama: Apakah Anda berdua saling cocok? Di dalam sebuah perkawinan, definisi kecocokan agak sedikit berbeda dan artinya lebih dari hanya memiliki kesamaan hobi, gemar makanan yang sama, film dan musik yang sama, dan seterusnya. Cocok di dalam sebuah perkawinan adalah memiliki kemampuan beradaptasi untuk berubah.
Penting diingat, manusia secara tetap berubah dari hari ke hari dan akan terus demikian di dalam perkawinan. Pekerjaan, anak-anak, mertua, merupakan beberapa perubahan yang berlangsung di dalam perkawinan. Kuncinya adalah memiliki pandangan yang sama dan tahu bagaimana mengatasi hubungan Anda berdua bila memiliki pandangan yang berbeda.
Kedua: Apakah Anda berdua saling percaya? Perkawinan tanpa rasa saling percaya bisa ditebak merupakan perkawinan yang akan berakhir dengan perceraian. Memiliki kepercayaan dari pasangan, merupakan suatu keharusan di dalam suatu hubungan. Bila ada keragu-raguan antara satu dan lainnya, berarti tidak ada rasa percaya. Suatu hubungan tumbuh dari rasa saling percaya dan tidak dapat bertahan tanpa rasa saling percaya.
Ketiga: Adakah komunikasi? Tidak adanya komunikasi dapat menghancurkan suatu hubungan. Komunikasi sangat penting di dalam suatu perkawinan. Orang yang menikah perlu berkomunikasi setiap saat. Berbicara hanya pada saat genting atau tidak berbicara sama sekali, hanya menyakiti hubungan tadi. Tidak adanya komunikasi juga membawa pernikahan kepada perceraian.
Pasangan yang bercerai pada umumnya mengeluh, pasangannya tidak pernah mendengar apa yang mereka katakan atau menghindari percakapan dengan mereka. Komunikasi penting di dalam suatu hubungan. Bila tidak pernah berkomunikasi, bagaimana Anda tahu bahwa Anda saling cocok dan saling percaya satu sama lain?
Nah, bila Anda dan pasangan dapat menjawab ketiga pertanyaan di atas secara jujur dan saling memberikan jawaban yang memuaskan satu sama lain, mungkin perkawinan merupakan ide yang baik bagi Anda berdua. Memiliki kecocokan, saling percaya, dan komunikasi di dalam suatu hubungan akan membangun fondasi yang kuat dari hubungan yang diperlukan untuk sebuah perkawinan. Tetapi bila salah satu faktor di atas tidak ada, menikah merupakan ide yang kurang tepat. Perkawinan antara dua orang manusia harus berlangsung hanya bila memiliki ketiga faktor di atas.
PIKIR KEMBALI JIKA ... Rasanya bukan merupakan ide yang baik bila Anda menikah untuk alasan yang salah. Alasan untuk tidak menikah termasuk menikah karena cinta pada pandangan pertama, ketertarikan secara seksual, mengatasi rasa kesepian, sebagai sikap berontak, karena keharusan, tekanan, kehamilan, dan untuk alasan keuangan.
Pernikahan yang didasarkan pada alasan-alasan tadi biasanya diakhiri dengan perceraian. Walaupun bagi kebanyakan orang, salah satu atau semua alasan tadi tampaknya merupakan alasan yang terbaik, tetapi kenyataannya tidak. Beberapa alasan tadi sebetulnya lebih merupakan cerminan dari ingin mementingkan diri sendiri dan tidak mempertimbangkan perasaan pasangannya.
* Cinta pada pandangan pertama Menikah didasari pada cinta saja merupakan alasan utama untuk tidak menikah. Cinta pada pandangan pertama merupakan perasaan yang sementara. Hanya cinta saja bukan merupakan fondasi yang cukup untuk menopang suatu perkawinan. Menikah karena alasan cinta pada pandangan pertama merupakan ide yang buruk, dan menikah karena ketertarikan secara seksual tidak akan bertahan.
* Mengatasi rasa kesepian Tidak ada satu manusia pun yang ingin kesepian. Menikah hanya untuk menghindari perasaan kesepian jelas bukan termasuk alasan yang tepat. Baik bagia Anda maupun pasangan. Manusia takut kesepian dan karena itu mereka cenderung melakukan pernikahan untuk menghindarinya. Alasan ini tidak memiliki fondasi yang kuat untuk suatu persahabatan dan perkawinan dan biasanya berakhir dengan ketidakbahagiaan yang mengarah pada perceraian.
* Sikap berontak Menikah sebagai ungkapan rasa berontak juga bukan merupakan ide yang baik. Hal ini memperlihatkan sikap yang mementingkan diri sendiri. Menikah sebagai bentuk pemberontakan hanya akan menyakiti orang yang Anda cintai dan diri sendiri. Pemberontakan di dalam suatu perkawinan dapat memiliki dampak yang negatif pada orang-orang yang terlibat.
Menikah dengan seseorang sebagai pelarian tidak adil bagi pasangannya. Lebih mudah bagi seseorang yang jatuh cinta sebagai pelarian untuk jatuh cinta karena kebutuhannya untuk dicintai. Orang yang jatuh cinta sebagai pelarian, cenderung menikahi orang yang salah. Mereka cinta dengan ide dicintai dan bukan dengan orang yang tepat. Menikah karena alasan sebagai pelarian dapat menyakiti pasangannya yang pada dasarnya memang betul-betul menyintainya.
* Keterpaksaan Anda tidak boleh merasa terpaksa ataupun memaksa seseorang untuk menikah. Perkawinan semacam ini biasanya berakhir dengan perceraian. Tidak sedikit orang yang menikah karena merasa terpaksa atau merasa bersalah untuk menolaknya. Menikahi seseorang untuk menyenangkan pasangannya bukan merupakan ide yang baik. Mengikuti kehendak orang tua, keluarga, ataupun teman-teman, hanya akan membuat Anda tidak bahagia. Perkawinan sejenis ini akan mengecewakan dan biasanya berakhir dengan perceraian.
* Status Menikah untuk menghindari status orangtua tunggal atau perawan tua, bukan merupakan ide yang baik. Banyak orang yang percaya, kehamilan dapat mengikat seseorang untuk menikahinya, namun ia tidak menyadari bahwa hal ini merupakan cara yang salah. Memang betul seorang anak memerlukan sosok dua orangtua yang utuh, tetapi bila perceraian dapat dihindari, demikian juga halnya dengan pernikahan yang terpaksa. Perceraian dapat memberikan dampak negatif pada anak-anak.
* Alasan ekonomi Banyak pria maupun wanita yang menikah karena alasan keuangan, yaitu menikah dengan seseorang agar dapat mengatasi masalah keuangan yang mereka hadapi. Hal ini merupakan alasan yang paling egois untuk menikahi seseorang. Perkawinan ini juga dapat berakhir dengan perceraian dan akhirnya saling menyakiti satu sama lain.
(Diambil dari tulisan di Tabloid Nova)

Posted at 6/22/2007 10:15:03 am by Anita Handayani
Permalink
6 Profesi yang Rawan Dicemburui Pasangan
6 Profesi yang Rawan Dicemburui Pasangan
Gemerlap dunia artis dan kesibukan crew penerbangan merupakan dua di antara sekian profesi yang rentan menjadi sumber kecemburuan pasangan.
|
Dalam obrolan kecil di suatu kafe muncul pertanyaan menarik, mengapa ada profesi yang rentan dicemburui pasangan dan ada juga yang tidak. "Coba bandingkan, rumah tangga guru biasanya lebih adem ayem dibanding artis. Apa ini ada hubungannya dengan profesi?" Tentu terlalu menyederhanakan persoalan memang kalau jawabannya "ya". Sebab kadar cemburu masing-masing individu tentu tidaklah sama. Namun ternyata beberapa profesi lebih berpeluang memunculkan kecemburuan pasangan. Profesi apa sajakah itu? Berikut di antaranya:
1. Artis/pekerja panggung
Artis/pekerja panggung mendapat suara terbanyak sebagai profesi yang paling rentan memancing kecemburuan pasangan. Persoalannya sederhana saja, profesi ini paling banyak terekspos, apa pun yang terjadi di dalamnya orang segera tahu. Dalam tuntutan peran profesi ini pun mengharuskan seseorang berperan seolah-olah ia adalah pasangan suami-istri, sedang dimabuk cinta, dan seterusnya dengan lawan mainnya. Makin terlihat sungguh-sungguh aktingnya, makin dinilai bagus. Faktor inilah yang kemudian memberi peluang pada pasangan untuk cemburu. Kedekatan dengan lawan main pun menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi akan membuat penonton makin terhanyut dengan adegan-adegan yang dimainkannya, di lain pihak bukan tak mungkin si pelakonnya akan terjebak cinta lokasi.
2. Crew penerbangan
Mobilitas tinggi yang menjadi
tuntutan dalam profesi ini mau tidak mau akhirnya membuka peluang munculnya kabar miring seputar profesi crew penerbangan. Pilot/pramugari diharuskan meninggalkan rumah selama berhari-hari saat menjalankan tugas. Jauh dan lamanya masa tugas akhirnya membuat sebagian pasangan jadi gampang terpancing cemburu.
3. Model
Profesi model pada prinsipnya tak jauh beda dengan profesi artis/pekerja panggung, Yang perlu ditambahkan, profesi ini menuntut seseorang memiliki bentuk fisik yang sempurna. Model pria harus gagah dan model wanita harus tinggi semampai serta berparas cantik menarik. Bila tidak ada landasan kepercayaan yang kuat dalam rumah tangga, bukan tak mungkin pasangan akan gampang cemburu karena dalam pekerjaannya sehari-hari suami/istri selalu dikelilingi pria/wanita cantik.
4. Pekerja malam
Pasangan suami/istri yang bekerja di dunia malam seperti DJ, lighting girl, bartender dan sebagainya rentan dicemburui pasangan. Bagaimanapun jam kerja yang tak lazim, berangkat malam pulang subuh, gampang mengundang pandangan negatif orang lain. Apalagi dunia malam identik dengan waktu untuk bersenang-senang. Bila relasi suami-istri rapuh sangat mungkin tergelincir pada pilihan yang salah.
5. Marketing
Pergaulan luas yang menjadi modal tenaga pemasaran bisa menjadi bumerang karena menarik pelatuk kecemburuan pasangan. Bagaimanapun membina relasi sebanyak mungkin adalah "nyawa" profesi ini. Dalam pergaulan tentu saja akan bertemu dengan bermacam-macam karakter manusia. Di
antaranya relasi yang genit, playboy, suka menggoda dan sejenisnya. Kalau semuanya ditanggapi dengan serius tentu pernikahan akan berada di ujung tanduk. Akan tetapi kalau bisa disikapi dengan bijak berlandaskan saling percaya dan kejujuran untuk tidak berkhianat, tentu semuanya akan baik-baik saja.
6. Wartawan
Hampir sama dengan pemasaran, profesi wartawan juga mengharuskan seseorang banyak berkawan. Satu-dua relasi atau narasumber mungkin saja membuat pasangan cemburu karena dinilai terlalu akrab, berlebihan, dan sebagainya. Belum lagi jam kerja wartawan yang kadang tak tentu karena harus menepati deadline serta tuntutan penugasan ke luar kota/negeri selama berhari-hari. Tanpa kesepakatan dan kedewasaan berpikir dari awal, tentu semuanya akan menjadi sulit.
KEDEWASAAN KUNCINYA
Meski profesi pasangan Anda termasuk yang tertulis di atas, tak perlu cemas. Kedewasaan dalam bersikap dan berpikir akan menuntun Anda memilih sikap yang tepat manakala cemburu datang menyerang. Toh banyak juga pasangan dengan profesi aman yang ternyata rumah tangganya juga digoyang api cemburu secara berlebihan. Anda sendirilah yang bisa menakar, seberapa besar kadar cemburu yang pas supaya hubungan Anda dengan pasangan tetap indah. Ah, tapi bukankah cemburu pertanda cinta?
Marfuah Panji Astuti/dari berbagai sumber. Ilustrator Pugoeh
SMS DAN TELEPON BERLEBIHAN
Nia (35)
"Suami saya berprofesi sebagai wartawan harian terkemuka. Dari awal sebenarnya saya tidak pernah mempermasalahkan profesinya. Toh waktu saya pacaran dan akhirnya menikah, dia sudah menjadi wartawan. Masalahnya waktu itu ada narasumber yang menurut saya berlebihan. Dia sering berkirim SMS dan telepon di luar masalah pekerjaan. Waktunya pun bisa pagi, siang, di akhir pekan, bahkan tengah malam. Tentu saja itu menjengkelkan saya!"
PILIH MENJAUH
Aditya "Sayuti" (25)
"Istri saya tidak mau terlalu terlibat dengan kehidupan keartisan saya. Cukup saya saja, katanya. Kalau misalnya sedang jalan ke mal bareng-bareng lalu saya didatangi penggemar yang minta tanda-tangan, ngajak salaman bahkan minta dicium, dia pasti menjauh. Kalau kerumunannya sudah bubar, baru dia mendekat lagi. Daripada kalau melihat malah cemburu, mungkin ya?"
SAMPAI CERAI
Rica (24)
"Profesi saya sebagai lighting girl di sebuah diskotek memang sedikit banyak mengundang pandangan miring. Saya berpisah dengan suami yang pertama karena dia tidak senang dengan profesi saya. Padahal kami bertemu juga di diskotek tempat saya bekerja sebelum akhirnya pacaran dan menikah. Dia merasa pergaulan saya terlalu bebas, karena saya biasa cium pipi kalau bertemu dengan pengunjung yang sudah akrab, gandengan tangan menikmati musik dan sebagainya. Daripada ribut terus kami akhirnya berpisah. Saya sekarang sudah menikah lagi dengan pria bule yang menurut saya lebih bisa memahami profesi ini."
SATU PROFESI LEBIH MUDAH
Irwan (44)
"Memang sih profesi kami ini sering dianggap orang rentan mengundang kecemburuan pasangan. Tapi untungnya saya dan istri sama-sama bekerja di dunia penerbangan. Saya berprofesi sebagai pilot sedang istri pramugari. Karena tahu persis bagaimana kerja masing-masing, ya akhirnya kadar cemburu itu bisa ditekan. Kalau sesama crew sih saya tidak pernah mempermasalahkan. Biasanya saya malah suka kesel kalau ada penumpang yang sok akrab dan minta nomor hp. Akan tetapi karena sedang bekerja, istri saya tetap harus tersenyum dan menolak permintaan semacam itu secara halus." |
(Dikutip dari tulisan di Tablod Nikita)
Posted at 6/22/2007 10:25:33 am by Anita Handayani
Monday, June 25, 2007
Khasiat Strawberry
|

|
Bentuk buahnya unik, persis seperti bentuk hati. Warna buah-nya yang sudah matang pun merah menggoda. Dan rasanya, luar biasa manis dan segar kalau anda beruntung mendapatkan yang kualitasnya tinggi. Harganya yang relatif mahal membuat strawberry menjadi buah elit yang digemari. Karena itukah strawberry disebut buah cinta?
Ternyata tidak. Pada jaman Yunani kuno, buah yang satu ini diangkat resmi sebagai lambang dewi Cinta karena keberadaannya luar dalam. Keindahan cinta waktu itu dilambangkan oleh warna, rasa, dan kebolehan buah ini. Sejak itulah buah ini menjadi terkenal. |
|
|
Strawberry merupakan tanaman buah berupa herba yang rata-rata memiliki 200 biji kecil per satu buahnya. Ada 700-an macam jenis strawberry. Salah satu jenis spesiesnya bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Spesies yang lainnya yaitu F. vesca L. Yang satu ini lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry ini pula yang pertama kali masuk ke Indonesia.
Warna merah pada strawberry matang sangat beralasan. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Mendengar kata antioksidan, anda tentu sudah tahu bahwa itu artinya, khasiatnya sangat banyak. Dan anda benar! Buah strawberry menyimpan nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan tersebut, ia juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, potassium, serta asam ellagic.
Mau tahu khasiat strawberry?
|
1. |
Strawberry mampu menyusutkan kadar kolestrol. |
|
2. |
Strawberry dapat membantu melumpuhkan kerja aktif kanker karena asam ellagic yang dikandungnya tersebut. |
|
3. |
Strawberry dapat meredam gejala stroke. |
|
4. |
Strawberry mengandung zat anti alergi dan anti radang. |
|
5. |
Konsentrasi tujuh zat antioksidan yang ada pada strawberry lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga strawberry merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh (Oksidasi ialah hancurnya jaringan tubuh karena radikal bebas. Oksidasi juga bertanggung jawab pada proses penuaan). |
|
6. |
Strawberry yang kaya vitamin C sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak. |
|
7. |
Strawberry yang hanya sedikit mengandung gula juga cocok untuk diet bagi pengidap diabetes. |
|
8. |
Strawberry yang dimakan teratur dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih. Khasiat yang terkenal lainnya adalah anti keriput! |
|
9. |
Strawberry dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi. |
|
10. |
Strawberry ampuh melawan encok dan radang sendi. |
|
11. |
Daun strawberry juga berkhasiat karena memiliki zat astringent. Tiga hingga empat cangkir air hasil rebusan daun strawberry per hari, dapat efektif menghentikan serangan diare. |
|
12. |
Kebutuhan vitamin C orang dewasa perharinya dapat dicukupi oleh 8 buah strawberry (98 mg). Kebutuhan serat juga sekaligus bias terpenuhi. |
Khasiat-khasiat sampingan juga masih banyak terdapat pada buah ini. Untuk kesehatan, strawberry paling bagus dimakan dalam keadaan segar, baik utuh atau dibuat juice. Khasiatnya jika sudah dibuat selai atau bagian dari makanan olahan, akan sangat berkurang. Karena itu, usahakan mengkonsumsi strawberry segar.
Hati-hati dalam menyimpan buah ini, karena strawberry yang sudah mulai busuk dapat menular dengan sangat cepat ke strawberry lain yang disimpan bersamaan. Strawberry dapat tahan 4 hari di lemari es. Tetapi di freezer, buah ini bisa bertahan selama 1 bulan dengan cara penyimpanan yang benar. Atur strawberry secara satu-satu terpisah, lalu bekukan. Setelah beku, siram dengan air dan masukkan ke dalam plastik, lalu bekukan kembali. Cara menyimpan seperti ini cocok untuk membuat juice.
Dengan banyaknya kegunaan strawberry, yakinlah bahwa memang buah ini cocok disebut buah cinta. Buah yang dapat menjadi kado penuh cinta dari anda untuk kesehatan tubuh anda sendiri. |
Posted at 6/25/2007 12:06:59 pm by Anita Handayani
Permalink
Thursday, July 19, 2007
Don't Give Up (Jangan Menyerah)
Don't Give Up (Jangan Menyerah)
Lagu dibawah ini adalah lagu yang dinyanyikan duet antara Peter Gabriel dan Anggun. Kalau yg suka sama Classic Rock pasti tahu deh siapa Peter Gabriel.Soalnya dia tuh namanya melegenda banget di musik Classic Rock.Kalau Anggun tahu dong dia itu penyanyi Indonesia yang sekarang udah jadi warganegara Perancis itu lho.
Kalo mau lihat Videonya teman-teman bisa klik di: http://youtube.com/watch?v=pr7tjjIdToA
Liriknya bagus ya?Bikin kita semangat aja.Pokoknya Don't give up friend....
Salam hangat,
Anita
====
Don't Give Up
By:Peter Gabriel and Anggun
In this proud land we grew up strong We were wanted all along I was taught to fight, taught to win I never thought I could fail
No fight left or so it seems I am a man whose dreams have all deserted Ive changed my face, Ive changed my name But no one wants you when you lose
Dont give up cos you have friends Dont give up Youre not beaten yet Dont give up I know you can make it good
Though I saw it all around
Never thought I could be affected Thought that wed be the last to go It is so strange the way things turn
Drove the night toward my home The place that I was born, on the lakeside As daylight broke, I saw the earth The trees had burned down to the ground
Dont give up You still have us Dont give up We dont need much of anything Dont give up cause somewhere theres a place Where we belong
Rest your head You worry too much Its going to be alright When times get rough You can fall back on us Dont give up Please dont give up
got to walk out of here I cant take anymore Going to stand on that bridge Keep my eyes down below Whatever may come And whatever may go That rivers flowing That rivers flowing
Moved on to another town Tried hard to settle down For every job, so many men So many men no-one needs
Dont give up cause you have friends Dont give up Youre not the only one Dont give up No reason to be ashamed Dont give up You still have us Dont give up now Were proud of who you are Dont give up You know its never been easy Dont give up cause I believe theres the a place Theres a place where we belong
Posted at 7/19/2007 11:32:04 am by Anita Handayani
Permalink
Friday, July 27, 2007
Rezeki Tak Pernah Salah Alamat
Rezeki Tak Pernah Salah Alamat
Jika Anda termasuk yang sering bercukur di tukang cukur bermerk "Pangkas Rambut", cobalah bertanya kepada si akang pemangkas rambut tersebut perihal daerah asalnya. Hampir bisa dipastikan ia berasal dari Garut, Jawa Barat.
Tanyakan juga kepada para pedagang toko kecil yang banyak berdiri di sudut jalan atau ujung gang, biasanya mereka menjual rokok, penganan kecil seperti biskuit dan permen dan juga kebutuhan rumah tangga seperti sabun dan pasta gigi. Hampir semua pemilik warung kecil itu berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Begitupula tukang baso yang sering melewati depan rumah kita, jika kita tanya daerah asalnya, sebagian besar menjawab "Dari Solo, Mas..."...
Semua pun tahu, bahwa nyaris semua penjahit yang pernah kita temui atau bahkan menjadi langganan kita berasal dari Sumatera Barat. Seperti halnya tempat-tempat penambal ban maupun bengkel motor di pinggir jalan itu kita panggil "Ucok" karena memang kebanyakan mereka asli Sumatera Utara. Dan kalau bicara soal kredit barang-barang kelontong, Tasikmalaya sangat lekat di telinga kita.
Memang tidak semua pemangkas rambut berasal dari Garut, atau penambal ban dan penjahit pakaian berasal dari daerah tersebut di atas. Namun secara mayoritas boleh lah dianggap demikian. Tentu sangat menarik memperhatikan fenomena ini menilik dari kenyataan bahwa rezeki memang sudah ada yang mengaturnya. Dan Allah Maha Adil membagi-bagi rezeki kepada setiap makhluk di muka bumi ini.
Hanya saja yang tak kalah pentingnya untuk dikaji yakni pernyataan bahwa memang tidak semua orang Sumatera Barat itu menjadi penjahit, seperti halnya tidak semua orang Tasikmalaya itu berprofesi sebagai tukang kredit. Meski pun seseorang lahir di Padang, besar di Padang, tetapi ia tidak pernah diajarkan atau menyentuh benda bernama mesin jahit, sampai kapan pun ia tidak akan pernah menjadi penjahit. Sebaliknya si Ucok anak si penambal ban, lantaran sejak melek sampai larut malam yang ia perhatikan adalah bagaimana bapaknya bekerja. Mulai dari mencopot ban dari kendaraan, melepas ban dalam, menambal yang bocor hingga memasangkannya kembali. Maka tak heran jika di usia belasan pun ia sudah mahir membongkar pasang ban kendaraan.
Lebih jelasnya, setiap orang itu akan mendapatkan rezeki tergantung dari keterampilan yang dimilikinya. Orang Garut yang pandai mencukur rambut, maka ia akan membuka usaha cukur rambut. Orang yang mendapatkan pelayanan dari keahlian si tukang cukur, akan membayar sesuai jerih payah dan keahlian tersebut. Sama halnya dengan kita, keterampilan apa yang bisa kita "jual" agar pihak lain mau mengeluarkan sejumlah uang sesuai keahlian yang kita miliki itu.
Intinya, jangan pernah berharap rezeki akan datang begitu saja tanpa ada satu usaha untuk menunjukkan satu bentuk keterampilan yang Anda miliki. Lebih dari satu keterampilan Anda miliki, insya Allah akan lebih pula yang bisa didapat. Tidak punya keterampilan satu pun, siap-siap selalu gigit jari karena kesempatan selalu terlewat begitu saja tanpa bisa kita raih.
Misalnya begini, pernah ada seorang kawan yang bertanya perihal lowongan di tempat saya bekerja. Kemudian saya tanya, "bahasa Inggris bisa? Bisa mengoperasikan komputer?" untuk dua pertanyaan tersebut, jawabannya sama: "Tidak". Ooh, ya kalau begitu saya ajukan satu pertanyaan lagi, "Bisa mengemudi mobil?" berhubung saat itu di kantor memang sedang membutuhkan seseorang dengan keahlian tersebut. Nyatanya, ia juga menjawab "Tidak" meski dibubuhi kalimat pendukung, "Tapi saya bisa belajar kok...".
Agak sulit bagi siapa pun untuk membantu mencarikan pekerjaan buat seseorang yang tidak memiliki satu pun keterampilan. Bahkan seorang Office Boy (OB) sekalipun memiliki keterampilan khusus yang menjadi prasarat ia bisa diterima bekerja sebagai OB.
"Rezeki Tidak Pernah Salah Alamat", itu pasti. Kalau mengibaratkannya dengan seorang tukang pos pengantar surat, ia tidak akan pernah kesulitan mengantar surat jika tertera alamat yang jelas dan lengkap. Ditambah lagi, si pemilik rumah pun semestinya menuliskan alamat rumahnya dengan jelas, seperti nomor rumah, RT/RW dan lain sebagainya, agar pas pos tak kesulitan mencocokkan alamat tertera di surat dengan alamat kita. Jangan salahkan jika tukang pos kebingungan mencari alamat kita, karena boleh jadi kita memang tak memasang alamat jelas di depan rumah.
Jadi, tunjukkan kemampuan, keterampilan, dan keahlian yang kita miliki. Agar orang lain bisa melihatnya dengan jelas dan memberikan kesempatan terbaik buat kita. Karena rezeki memang tidak pernah salah alamat, hanya kadang kita sendiri yang tak menunjukkan alamat jelas, sehingga seringkali rezeki berlalu begitu saja
Posted at 7/27/2007 11:56:57 am by Anita Handayani
Permalink
Tips Cara Jitu Mempertahankan Daya Ingat
Tips Cara Jitu Mempertahankan Daya Ingat
Mungkin banyak diantara kita yang tidak menyadari adanya gangguan pada daya ingat kita hingga saat kita menyadarinya, biasanya keadaan itu sudah berkembang dengan tingkat yang lumayan berat.
Namun tak perlu khawatir, para ahli setuju banyak diantara kita dapat memelihara daya ingat saat usia bertambah dan lebih mudah ketika Anda menerapkan teori dalam praktek, itu lebih baik. Sehingga berhentilah mengkuatirkan sesuatu dan cobalah beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan daya ingat lebih baik.
| 1. |
Olah raga. Kegiatan fisik membuat jantung memompa dan otot bergerak-bahkan hanya dengan jalan kaki sehari-hari akan meningkatkan supply darah dan nutrisi ke otak. |
| 2. |
Tidur yang cukup. Keletihan akan menggangu informasi yang telah kita simpan, begitu juga kemampuan Anda untuk mempelajari sesuatu yang baru. Tetapi tidur yang cukup di malam hari akan membantu daya ingat Anda berfungsi. |
| 3. |
Hati-hati dengan suplemen. Banyak klaim dibuat tentang kehebatan vitamin C, E suplemen herbal ginkgo biloba untuk meningkatkan daya ingat, tetapi para ilmuwan tidak dengan suara bulat mengakui khasiat suplemen tersebut. Alih-alih, dapatkan vitamin yang Anda perlukan melalui cara makan yang sehat dan konsultasi ke ahli diet atau dokter sebelum mencoba suplemen tersebut. |
| 4. |
Mengontrol stress. Stres membuat Anda berpikir tidak jelas dan dapat menggangu daya ingat yang baik. Sementara sumber stress mungkin diluar kontrol Anda, Anda dapat mengajari tubuh untuk merespon situasi secara berbeda dengan latihan yoga atau therafi relaksasi. |
| 5. |
Mengobati depresi. Jika Anda memiliki masalah daya ingat dengan insomnia dan merasa gelisah dan putus asa, Anda mungkin menderita depresi. Ketika situasi ini diobati dengan efektif, daya ingat Anda seharusnya membaik. |
| 6. |
Mengawasi pengobatan. Beberapa antidepressant, antihistamin dan obat-obat darah tinggi dapat melemahkan daya ingat. Jika Anda menemukan masalah ini, berbicaralah ke dokter Anda. Jangan pernah berhenti menerima resep obat tanpa nasehat medis. |
| 7. |
Lakukan berulang. Katakan sesuatu dengan keras dan ulangi beberapa kali akan membantu untuk mengingat. |
| 8. |
Permainan. Untuk merangsang daya ingat cobalah untuk mencoba permainan seperti catur atau scrabble. |
| 9. |
Terus belajar. Belajar bahasa baru, mengikuti kursus dan menghadiri perkuliahan adalah salah satu cara untuk mengasah daya ingat. |
| 10. |
Belajar dengan angka. Mengingat nomor telepon, nomor kartu kredit atau password adalah cara untuk tetap menumbuhkan daya ingat Anda. |
| 11. |
Belajar konsentrasi. Duduk di dapur dan buatlah daftar dalam pikiran Anda tentang segala sesuatu yang ada di tempat tidur. Tujuan dari latihan ini untuk membangun perhatian dan konsentrasi dengan memfokuskan pada sekitarnya. Selamat mencoba! |

Posted at 7/27/2007 12:01:02 pm by Anita Handayani
Permalink
I Just Called To Say... Take Care !
I Just Called To Say... Take Care !
Sweet things are easy 2 buy, but sweet people are difficult to find. Life ends when u stop dreaming, hope ends when u stop believing, Love ends when u stop caring, Friendship ends when u stop sharing. So share this with whom ever u consider a friend. To love without condition... ......... ......... to talk without intention... ...... to give without reason...... ......and to care without expectation. ......is the heart of a true
Posted at 7/27/2007 12:03:16 pm by Anita Handayani
Permalink
Friday, October 26, 2007
Apakah saya menikah dengan orang yang tepat
Apakah saya menikah dengan orang yang tepat

Perlu dibaca: Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.
"Apakah saya menikah dengan orang yang tepat"
Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?" Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya jadi saya menjawab "Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?"
Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana anda tahu?!" "Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini."
Inilah jawabanya? SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telpon dariya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat begitu menyenangkan.
Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Ngga perlu berbuat apapun Makanya dikatakan "jatuh" cinta?
Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta" Bayangkan eksprisi tersebut! Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan. Tapi? setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itupun akan pudar.. perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang besemangat bukannya jadi hal yang manis tapi malah nambahin penat yang ada..
Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.
Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai
muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya.. Nah Lho!
Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini, menginkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya.
Tapi tau ngga?! Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri. Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik, tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda).
Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini) KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..! Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi? Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.
Benar juga ungkapan "diperbudak cinta" Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik .
Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah MISTERI
Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat. Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa "MEMBUAT" cinta bukan "JATUH". Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN..!
jika ia sebuah cinta..... ia tidak mendengar... namun senantiasa bergetar....
jika ia sebuah cinta..... ia tidak buta.. namun senantiasa melihat dan merasa..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak menyiksa.. namun senantiasa menguji..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak memaksa.. namun senantiasa berusaha..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak cantik.. namun senantiasa menarik..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak datang dengan kata-kata.. namun senantiasa menghampiri dengan hati..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak terucap dengan kata.. namun senantiasa hadir dengan sinar mata..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak hanya berjanji.. namun senantiasa mencoba memenangi..
jika ia sebuah cinta..... ia mungkin tidak suci.. namun senantiasa tulus..
jika ia sebuah cinta..... ia tidak hadir karena permintaan.. namun hadir karena ketentuan...
jika ia sebuah cinta..... ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan... namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..
Regards with Deep LOvE JeanY
(Terimakasih buat Rustina Phan yang sudah mengirimkan Email ini kepada saya)
Posted at 10/26/2007 1:47:05 pm by Anita Handayani
Permalink
|
|
|